Kamis, 07 Februari 2013

Fanfiction YAOI Taoris

FanFicton //Frist Love Frist KISS// TAORIS [YAOI]

TAORIS

Kriinngg…krriiinnggg…
Jam weker Tao berbunyi tepat menunjukan jam 07:00. Tapi rupanya suara jam weker itu tidak membuatnya untuk segera bangun. Maklum saja, tadi malam dia baru tertidur pukul 04:00 akibat menonton Golden Disk Award atau yang sering di sebut GDA. Secara salah satu bintang tamu di acar itu adalah EXO, roockie grup jebolan dari Sm. Entertaiment perusahaan musik terbesar di Seoul. Tidak sia-sia Tao rela begadang sampai pagi karna EXO berhasil membawa pulang piala penghargaan sebagai Rookie Grup terbaik tahun ini. (Loh. Author kok jdi bahas tentang Daesang ? Mian-mian kita balik lagi kecerita)
Yaa !! Tao.. irrona ! Kamu nanti terlambat sekolah”. Teriak eomma Tao sambil sedikit menggedor pintu kamar Tao.
Bukannya bangun dia malah menarik selimutnya hingga menutupi kepalanya.
—-
Tiing toong…
Suara bel rumah Tao, eomma Tao pun langsung membukakan pintu tersebut. Dan muncul lah wajah Lay yang tersenyum hangat menyapa eomma Tao.
“Tao-ie sudah bangun?”. Tanya Lay kepada eomma Tao.
Aaiisshh !! Anak itu susah sekali bangunnya. Coba kau yang membangunkannya Lay, ajjhuma minta tolong, ne“. Pinta eomma Tao kepada Lay.
Lay hanya menjawab dengan senyuman dan anggukan mantap.
—-
“Tao-ie ! Irrona kau mau kita terlambat, eoh?.” Ucap Lay berusaha membangunkan Tao.
“Sepertinya dia begadang lagi. Tadi malam aku masih mendengar suara televisi. Aahh.. anak itu benar-benar sudah gila dengan boyband EXO itu”. Grutu eomma Tao melihat usaha Lay membangunkan Tao belum berhasil.
Lay hanya tersenyum kecil.
Tiba-tiba pintu kamar Tao terbuka.
Aahh kalian berisik sekali”. Keluh Tao sambil mengacak rambutnya kesal.
Eomma Tao langsung memukul kepala anaknya.
Hiiss..Appo eomma !!“. Ucap Tao sambil memegangi kepalanya.
“Kau pikir jam berapa sekarag,eoh? Kamu tidak lihat Lay sudah menjemput mu”. Cerca eomma Tao kesal melihat tingkah anaknya yang dari dulu tidak pernah berubah.
Tao baru menyadari kalau ternyata Lay sudah datang.
“Jam berapa sekarang?”. Tanya Tao pada Lay.
“Jam 07:25″. Jawab Lay sambil melihat kearah jam tangannya.
Haaiisss !!
Tao pun langsung lari masuk kekamarnya untuk segera bersiap berangkat sekolah.
-skip-
“Aku berangkat eomma !“. Pamit Tao lalu langsung menarij tangan Lay untuk ikut berlari bersamanya.
—-
@ Di dalam BIS

“Kau begadang lagi ne?“. Tanya Lay yang melihat mata Tao masih terlihat mengantuk.
Nde. Tadi malam aku baru tidur jam 4″. Jawab Tao sambil sesekali menguap.
“Pasti kau menonton Daesang kan. Aku dengar EXO menang nomonasi grup rookie terbaik tahun ini”. Ucap Lay.
“Benar, nggak sia-sia aku harus menghabiskan uang jajan agar bisa terus ikut voting”. Curhat Tao dengan mata berkaca-kaca (mungkin karna terharu).
Lay hanya terkekeh kecil.
“Kau dan xiumin benar-benar sama”
“Sama apa hyung?. Tanya Tao bingung.
“Sama-sama aneh. HAHAHAHA” jawab Lay sambil tertawa lepas.
Tao tampak kesal sambil mem-pout kan bibirnya.
—-
@ school.
Tao-ie !!” Panggil Xiumij saat melihat Tao baru memasuki kelas bersama Lay.
wae?“. Tanya Tao sesampainya di samping Xiumin.
“Apa kau menonton DAESANG tadi malam? Kau lihat tidak kalung yang di pakai SUHO hyung?”. Tanya Xiumin atusias.
Tao terdiam sejenak sambil berpikir.
Aah.. kau lama. Taarraa.. sama tidak dengan milik Suho hyung?”. Pamer Xiumin sambil menunjukan kalung berbentuk lambang EXO.
Tao langsung mengambil kalung itu dari tangan Xiumin dan berdecak kamu.
“Wooaahh.. ini terlihat asli. Dimana kau membelinya?”. Tanya Tao penasaran.
“Kau juga mau?”.
Tao mengangguk mantap.
“Tapi aku mau lambang element dari Kris-ge yah”.
“Baiklah ! Besok akan aku pesan kan untuk mu”.
Tao pun langsung memeluk Xiumin erat.
“Kau memang sahabat ku Xiumin-ge”
“Apa-apan mereka itu? Apa bagusnya coba ngefans sama sekumpulan cowo seperti EXO itu”. Grutu Chen kesal sambil memandang Tao dan Xiumin yang sedang asyik bercerita.
Sehun, Lay, Chanyeol, Baekhyun dan Luhan hanya terkekeh melihat ekspresi wajah cemburu Chen.
Wae? Memangnya apa yang lucu?”. Tanya Chen judes.
Anyio. Hanya saja muka mu lucu Hyung saat cemburu seperti itu”. Jawab Sehun sambil menahan tawa.
Nde. Seperti ikan cumi-cumi. Hahahaha”. Timpal Chanyeol tidak kalah hebohnya menertawai Chen.
Rupanya Tao dan Xiumin mendengar suara tawa mereka di belakang. Tao dan Xiumin pun langsung menatap tajam kearah mereka.
Cheb terkejut saat melihat Xiumin juga menatap kearahnya. Tiba-tiba pipi Chen berganti warna menjadi merah karna terlalu malu di lihat oleh Xiumin.
“Naahh.. sekarang percis seperti udang rebus, bwaahaahahaha”. Ucap Luhan membuat mereka kembali menertawakan Chen.
Yaah.. yaahh… ! Semua kembali ketempat duduk masing-masing”. Ucap kepala sekolah yang tiba-tiba muncul di depan kelas.
Para murid yang tadinya berpencar kesegala arah kini berlarian menuju tempat duduk mereka masing-masing. Suasana kelas yang tadinya ramai kini menjadi tenang.
“Hari ini kalian kedatangan murid baru dari China. Silahkan perkenalkan dirimu ke depan”. Ucap kepsek lalu mempersilahkan anak baru itu untuk memperkenalkan dirinya.
Seorang namja jangkung dengan rambut pirang masuk kedalam kelas.
Semua mata para gadis dan uke (?) Terpesona melihat wajahnya yang bak seperti pangeran di negri dogeng.
“Annyeonghaseyo Wu Yi Fan imnida, kalian bisa panggil Kris” ucap namja itu memperkenalkan dirinya.
Para yeoja di kelas pun langsung mulai ribut membicarkannya. Tatapan kagum pun terpancar dari tiap mata para yeoja di kelas itu. Xiumin dan Tao pun tidak kalah kagumnya sampai-sampai mereka tidak sadar mulut mereka terbuka.
Chen hanya mentap cemburu kearah Kris yang berdiri di depan.
“Kris ini salah satu adik dari…”
Aahh.. mianhae ajjhusie dimana saya harus duduk”. Potong Kris sambil seperti memberi kode kepada kepsek tersebut.
Kepsek itu terdiam sejenak seperti mencoba mengerti maksud kode yang Kris beri.
“Ouhh.  Itu di belakang Huang Zi Tao”. Tunjuk kepsek itu kearah Tao.
Sontak semua murid termasuk Kris menoleh kearah Tao. Tao memasang wajah terkejut.
Sesaat kemudian Kris pun mulai berjalan menuju bangku yang di tunjuk oleh sang kepsek tadi.
“Baiklah kalau begitu saya tinggal dulu…”
“Oh ia ! 1 lagi. Kalian harus bersikap baik dengan Kris ne“. Imbuh sang kepsek lalu beranjak pergi meninggalkan kelas itu.
Kris hanya menaikan sebelah bibirnya.
Xiumin langsung menghampiri Tao yang terlihat beku karna sesuatu. Padahal para Yeoja-yeoja banyak yang menghampiri Kris, tapi entah kenapa dia hanya berdiam diri di bangkunya.
Yaa.. Tao-ie. Kenapa kau tidak ikut berkenalan juga?”. Tanya Xiumin bingung.
“…”
Gwenchana Tao-ei?”. Ucap Xiumin panik saat melihat Tao tidak bergerak dan meresponya.
“Aku baik-baik saja ge“. Jawab Tao masih memasang wajah terkejutnya.
Xiumin menghela nafas lega.
Ge ! Gege tau apa yang aku pikirkan?”. Tanya Tao mulai menolehkan kepalanya kearah Xiumin.
Xiumin memerengkan kepalanya pertanda bingung.
Tao langsung menarik Xiumin lalu membisikinya.
Gege tidak sadar. Kalau wajah orang itu mirip seperti Kris-ge”. Bisik Tao kepada Xiumin.
“Kau benar Tao-ie. Wajahnya hampir mirip seperti Kris-ge. Apa jangan-jangan dia…”
“Ayo semua tenang dan kembali ke tempat duduk kalian”. Potong Suho seongsaenim yang sudah memasuki kelas.
Spontan suasana kelas pun kembali tenang. Xiumin terlihat senang saat melihat guru yang dia suka mengajar di depan.
Chen yang melihatnya meremas kuat lembar buku yang dia pegang.
“Baiklah kita mulai belajarnya, tapi sebelumnya. Saya dengar kelas ini kedatangan murid baru. Bisa kau memperkenalkan dirimu”. Ucap Suho seongsaenim kepada anak baru tersebut.
Dengan malas Kris pun bangkit dari tempat duduknya lalu memberi hormat kepada seongsanim didepam sebelum memperkenalkan namanya.
Annyeonghaseyo Wu Yi Fan imnida“. Ucap Kris memperkenalkan namanya lalu kembali duduk di bangkunya.
Suho saengsaenim seperti memasang wajah terkejut, namun seketika wajahnya kembali seperti biasa.
“Baiklah kalau begitu kita mulai saja pelajarannya, dann untuk…”.
Ucap Suho tergantung, semua murid pun menatap bingung kearahnya.
Kris pu langsung menatap dingin kearah Suho dan menggeleng pelan seperti memberi kode.
Suho mengangguk kecil seperti mengerti maksudnya.
“Anak baru itu semoga kau cepat beradaptasi disini”. Lanjut Suho sambil memasang senyum kaku.
‘Guru aneh, bisa-bisa Xiumin menyukai guru seperti ini’. Ejek Chen dalam hati sambil menoleh kearah Xiumin yang masih memasang wajah aegyo nya kearah Suho didepan.
Kris terlihat menghela nafas lega.
-skip-
@ jam istirahat.
Setelah mendengar lonceng para murid pun langsung berhamburan keluar kelas. Tapi tidak dengan kelas XII-4 seluruh murid yeoja menghampiri Kris membuat para namja yang lain merasa iri.
“Tsk ! Dasar yeoja-yeoja jaman sekarang, nggak bisa lihat yang bening sedikit”. Gerutu Chanyeol melihat kerumunan yeoja-yeoja di meja Kris, di ikuti anggukan dari yang lain.
Yaa.. ada yang melihat Luhan ku kemana?”. Tanya Sehun seperti kebakaran jenggot.
Haaiisss.. ! Kau tidak lihat apa, tuhh..”. Tunjuk Baekhyun kearah kerumunan Yeoja-yeoja itu.
MWO !!!“. Pekik Sehun terkejut.
Dan benar saja, Luhan, Tao dan Xiumin sudah ikut ambil bagian di dalam kerumunan Yeoja-yeoja itu.
ANDWE !!!“. Teriak Sehun histeris lalu mengahampiri Luhan dan menariknya menjauh dari krumunan itu.
Chen, Baekhyun, Chanyeol, Chen dan Lay hanya tertawa geli melihat Sehun memarahi Luhan habis-habisan lalu menariknya keluar dari kelas.
“Kris, ayo kita kekantin bareng”
“Kris, kau harus datang keacara ulang tahun ku”
“Huuwaaa.. neomu kyeopta..”
Dan masih banyak lagi ucapan para yeoja itu untuk merebut perhatian Kris.
“CUKUP !!!!”. Bentak Kris sambil menggebrak mejanya cukup keras.
Membuat para yeoja-yeoja itu berhenti berbicara dan menatap Kris terkejut.
Kris menatap  risih satu-satu kearah yeoja-yeoja yang berkerumun di depannya lalu berlalu meninggalkan tempat duduknya.
Para yeoja-yeoja itu pun memasang wajah kecawa, termasuk Tao dan Xiumin.
Lay yang melihat ekspresi wajah Tao seperti itu terkekeh sendiri.
“Kau kenapa Lay?”. Tanya Chen bingung melihat Lay tertawa sendiri tanpa sebab.
“Ah.. gwenchana-ge“. Jawabnya santai lalu kembali fokus dengan perbincangan mereka.
—–