Minggu, 08 September 2013

TIME



Author: Afliz [Ma La Tok]
 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 

-Trailer-

.

"Sang waktu yang menghilang dan kematian sang penyembuh yang berkhianat."

"Apa maksudnya ini Ayah?"

"Mau mendengar ceritanya."

.

"Penelitian ini baru bermula, SooMan-sshi."

"Aku tahu..."

.

"Kumohon jangan.. aku akan melunasi semua hutang ku denganya. Berikan aku waktu 1 minggu untuk melunasinya tuan."

"Tidak ada penawaran. Perjanjian awal tetaplah perjanjian."

"Tapi..."

"Lakukan apa yang tertera di kertas itu jika hidup kalian ingin tenang."

"Saya mohon anak muda tolong bawa pergi anak saya."

"Ap-apa anda sudah gila, Nyonya."

"Saya mohon tolong saya, anak muda."

"Nyonya piki-"

"Saya mohon."

"Baiklah."

"Maafkan kami SooMan-sshi."

"Berikan upah untuk mereka dan mulai jalankan pelatihan untuk yang terpilih."
"
Tapi bagaiman dengan ..."

"Kita akan mencari yang lain."

.

"Hei perkenalkan nama ku, SuHo."

"Kris."

"Senang berkenalan dengan mu, Kris."

"Hn."

"Kau terlalu dingin, Kris."

"Itu bukan urusan mu."

"Maafkan dia dan perkenalkan aku Chanyeol."

.

"Seharusnya KAU tidak pantas untuk di masukkan dalam kelompok ini."

"..."

"Jangan dengarkan kata orang itu perkenalkan nama ku, XiuMin."

"Ne salam kenal XiuMin dan nama ku, LuHan."
.
Mulai sekarang kau harus bisa membedakan yang mana kawan yang mana lawan.”

“Apa maksud mu?”
.
"Apa benar Cerita itu terjadi di masa lalu, Ayah?"

"Ayah tidak tahu secara pasti tapi, yang Ayah ingat cerita itu akan selalu terulang."
.
-Trailer End-

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 
 A/N: Cerita ini hanya cuplikan sekilas dari beberapa chapter yang ada. Jadi jika para pembaca berminta melanjutkannya maka saya secepatnya mempublish cerita selanjutnya. Saya teman pemilik blog ini well, berbagi blog lah saya dengan teman saya yang memilik blog ini, Cho Hyunri.



Rabu, 04 September 2013

Suara aneh di mv MAMA (part Ponix)?

Annyeonghaeseyo...
Eaahh... mimin baru bisa muncul sekarang buat kasih info lagi, setelah hampir setengah tahun ngilang (sibukk).

Okeh, mimin mau langsung aja ahh gag mau basa-basi hihihi...



Gini. Reader's baru-baru ini ada pernah dengar Isu/berita kalau di mv 'MAMA' exo-K ada kejadian ganjil waktu part bagian Chanyeol ngeluarin ponixnya?? Hmm.... itu kalau gag salah menit ke 04:17.

Dan ini berita bukan sekedar hoax loh *merinding nih*.
Mimin juga awalnya gag percaya, tapi pas lagi ngumpul-ngumpul ma teman di caffe gitu. Ehh teman mimin tau-tau ada yg histeris *kae banci ketangkep satpol pp aja nih anak, heran →_→*.

Penasaran gw juga ikut liat (dia lagi nntn youtube di hape). 'Coba lu nntn deh' gw sama teman gw satunya pun akhirnya ikut nntn. Jadi gini lah isi dari semacam talk shownya.

Entah nih apa nama acaranya. Yg jdi mc ada shindong sama 2 ajjhusi (gw gag kenal) terus bintang tamunya, ada exo, ailee sama yg laen gw juga gag kenal *payah lu min*.

Mian mimin lupa link videonya, ntr cari aja lah di you tube pasti ada.

Karna sub title nya bahasa inggris, dan berhubung bahasa inggris mimin di atas (baca:bawah) rata-rata. Jadi mimin jelasin intinya aja ya.

Jadi gini.... Baekhyun ada ngomong katanya wkt pas part mv Chanyeol, mereka ada dengar suara aneh... seperti suara cewek pake bahasa cina. Dia ngomong 'xie xieeeee' spontan semua orang ada di studio itu pun diam hening. Ekspresi Ailee tegang banget sampe di kerjain sama salah satu mcnya hahahaha...

Okehh... Ini kesimpulan gw yah. Bukan cuman di mv exo K aja. Tapi... di mv Exo M pun ada. Dan herannya suara ganjil itu juga ada pas bagian part Kris lagi kibasin (?) sayapnya baru ada ponixnya nyembur. Dan itu suara cweknya terdengar nyata. Menitnya pun sama, 04:17. Coba aja deh kalian dengarin baik-baik kalau gag percaya.

Dan gw mulai ragu itu suara hantu. Soale, pastinya yang versi M ini mereka pasti rekaman ulang. Kan bahasa nya beda dari exo k. Kalau emang bener itu suara hantu, pastinya hanya di part exo K aja kan. Karna rekaman suara exo m sama exo k gag mungkin sama. Dari bahasa aja mereka udah beda. K untuk KOREA M untuk MANDARIN.

Lalu.... kenapa suara nih cwek bisa ada di kedua mv exo K sama exo M? Trus yang ganjil nih suara ada di menit dan detik yang sama 04;17, lalu sama-sama di part yang ada ponix-ponixnya. (Chanyeol sama Kris) apa mungkin ini cuman rekayasa semata supaya Exo makin naik? (tanpa berita kae gini exo mah udah axis) atau efek suara aja? Atau hanya kebetulan yg bener-bener kebetulan banget?

Hmm... Jangan bashing admin. SAya juga exotic... Cuman rada takutnya ini cuman manipulasi publik, agar pamor exo makin naik. Kita kembalikan semuanya kekalian lagi menyikapi brerita ini gimana.

-Tapi mimin harap tidak ada yang membashing mimin gegara anggapan mimin. Gw cuman mengeluarkan pendapat gw aja, so.. bener-enggaknya nih berita kita kembalikan kepada kalian lagi. Okeh....-

Cr:kungfupandavsalpaca.blogspot.com/we are one shot
-Hyunri Cho-

Sabtu, 31 Agustus 2013

FanFiction: Triangle Kiss//chap III (TaoRis/TaoHun)


Title: Triangle Kiss Chap III

Author: Cho Hyunri
(@brontosaurus88)

Genre: (masih tidak jelas, di simak
aja dah hahaha)

Rating: T (masih aman kok buat yg di
bawah umur ^^)

Cast: •Huang Zi Tao •Wu Yi Fan •Oh
Sehun •Xi Luhan (member baru haha)

[WARNING!!!: Banyak Typo bertenger
dimana-mana (udah malam, males
Edit masa), gaje, maksa, garing
kayak krupuk upil haha..]

Annyeong.. Waduh dah lama banget
yah gag comeback (ppfftt). Dikit
curcol, mimin kemaren sibuk buk buk buk (weleh). Jadi gag sempat mampir ke blog #bow sampe tanah?# mian
juga baru bisa balas komenan kalian, mimin makasih banget loh. Soale, dari komen kalian kemaren itu lah yang ngebuat mimin tambah
semangat bikin lanjutannya lagi
(walaupun bela-bela begadang lagi, padahal besok keja) mimin gag mau
kecewa'in buat yang komen minta
chapnya di lanjutin ^^ (buat yang
suka). Sebenarnya mau pubhlis yang
chap 4 juga, tapi... entaran aja lah
hahaha.. Yodah, dari pada mimin
banyak ngomong langsung baca aja
ya ^^ janga lupa RCLnya sangat di
butuhkan. Happy Reading y^o^y
.
.
.
.
.
.
DONT LIKE
JANGAN BACA!!!!
.
.
.
.
.
.

♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠

Aku pun langsung berlari keluar
kelas, hati ku terasa sakit, rasanya
aku hampir sulit untuk bernafas.
aliran sungai kecil pun sudah
menghiasi mataku. bagaimana bisa?
ottokhe! kenapa dia merahasiakan ini
semua? aku terus berlari menuju
tempat dimana Sehun sekarang
berada. aku tahu percis dia pasti ada
disana.

♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠

-SEHUN POV-

Aku berdiri di pinggir kolam
renang,sakit rasanya setelah tau aku
sudah tidak bisa berenang lagi. aku
memberi senyum kearah chen dan
Luhan yang sedang berlatih untuk
persiapan pertandingan minggu
depan.

Tanpa sadar air mata ku mengalir
sendiri, tapi segera ku seka, aku
takut kalau ada yang melihatnya.

"yaa~ Sehun-a" ucap Luhan saat
melihat kedatangan ku.

Aku hanya membalas dengan
senyuman tipis.

Lihat tatapan mereka...

"kenapa kamu kesini?" ucap Chen
menghampiri ku.

'wae? Apa aku sudah tidak pantas
kesini lagi sekarang'

"aku hanya ingin memberi semangat
para hyung ku saja" jawab ku bohong
sambil memasang senyum happy
virus.

Luhan menatap ku iba..

Kumohon , berheti menatapku seperti
itu .aku bukan orang cacat.

Chen menatap Luhan sekilas,
sepertinya dia sedang memberi kode
ke Luhan agar jangan menatap ku
seperti itu.

Aku hanya terseyum kecil.

♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠

"bagaimana latihan hari ini?" tanya ku
membuka pembicaraan.

Chen dan Luhan tersentak kaget
mendengar pertanyaan ku. mereka
saling berpandangan beberapa saat,
sebelum akhirnya Luhan memotong
pembicaraan Chen.

"hari ini kam-."

"berhenti !" Potong Luhan dengan
suara lantang. spontan aku dan chen
menatap bingung kearahnya.

"wae hyung? bukan nya aku dengar
kalian akan masuk di kelas unggul
saat pertandingan nanti" tanya ku
lagi.

Luhan langsung menatap ku dengan
tatap tajam.

Aku menatapnnya bingung.

"Bisa tidak kamu berhanti berakting
seperti ini?! " Ucap Luhan dengan
nada marah.

Aku mengerutkan dahi.

"Luhan, sudah! ". Chen berusaha
menenangkan Luhan.

"aku muak dengan sandiwara mu!
aku benci melihat senyuman bodoh
mu , aku benci melihat mu berpura-
pura seperti ini,
aku benci melihat mu masih peduli
dengan orang yang sudah membuat
mu seperti ini!
AKU MUAK DENGAN SEMUANNYA!!! "
Teriak Luhan penuh emosi.

Matanya sampai merah menahan
marah.

DEG!

Jantung ku langsung  terasa sakit saat mendengar ucapannya.
senyum yang dari tadi menghiasi
bibir ku pun mulai pudar. bendungan
kecil pun mulai terbentuk di mata ku.

"tidak lelah kah kamu bersandiwara
seperti ini?" sambung Luhan kini
dengan suara yang lebih halus.

Hiks~Hiks~…

Hanya itu yang keluar dari bibir ku.

Aku tidak sanggup untuk bicara.
semuanya terasa sakit. perkataan
Luhan benar-benar membuat ku
sadar.

Begitu bodohnya kah aku?

GREB-

dia memeluk ku erat, pelukannya
begitu hangat tapi tidak membuat ku
merasa tenang seperti pelukan Tao.

"sadar lah, dia tidak pernah melihat
kearah mu. ku mohon berhenti
menyakiti perasaan mu sendiri".
Pinta Luhan ikut menangis.

Entah mengapa aku merasa tambah
sakit saat mendengarnya juga ikut menangis.

"berhenti melihat kearahnya.
kumohon" pintanya lagi dengan suara memohon.

aku tidak mengerti,

"mianhae...".

hanya kata itu yang bisa keluar dari
bibir ku.

♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠

-LUHAN POV-

aku tersenyum getir.
'begitu besar kah sosok Tao di hati
mu?"

♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠

-TAO POV-

'Swwiming Room'

Aku sedikit ragu untuk masuk
kedalam.
Entah, saat mendengar semuanya
tadi aku manjadi takut untuk bertemu
dengan Sehun.

Lama aku berdiri didepan pintu ruang
itu, aku masih sibuk meyakinkan
perasaan ku sendiri.

CLAK~

Belum sempat aku membuka
pintunya, tiba-tiba Pintunya sudah
terbuka, lah  muncul lah Luhan, Chen

daann.... Sehun dari dalam.

Aku sedikit bingung kenapa Sehun
harus di panggu dengan Luhan, dia
terlihat tidak sehat.

Aku pun mulai mengkhawatirkan
kondisinya.

"Sehun-a" panggil ku lirih.
spontan Sehun pun langsung
menoleh kearah ku, di ikuti Chen dan
Luhan yang juga menatap ku sinis.

Aku sedikit bingung dengan maksud
tatapan Luhan, tapi tidak ku
perdulikan.

"Sehun-a, wae geurae?" tanya ku
cemas.

Belum sempat Sehun menjawab ku
tiba-tiba Luhan langsung
membawanya pergi meninggalkan
aku.

Aku menatapnya bingung.

Chen yang berjalan belakangan hanya
menepuk pundak ku sambil
tersenyum tipis lalu pergi menyusul
Luhan dan sehun.

Aku masih terdiam bingung di tempat
ku sambil menyaksikan tubuh Sehun
yang semakin menjauh.

♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠

-TAMAN -

"Taooo" panggil Kris, karna merasa
dari tadi aku hanya menbiyarkannya
berbicara sendiri.

Aku pun tersentak kaget dan
menoleh kearahnya.

"Ne chagi?"

"kenapa dari tadi diam aja? apa di
sekolah sedang  ada masalah ?"
Aku menggeleng.

"Anyio "

"lalu kenapa? apa sekarang aku
sedang berkancang dengan patung,
ah!?". Kesal  Kris

"hee.. mianhae chagi ". Ucapku
sambil memasang wajah memohon,
aku tau dia paling tidak bisa tahan
marah kalau aku sudah memasang
wajah seperti ini.

"hmm.. baiklah. Aku
maafkan".ucapnya memaafkan.

"Gomawo chagi".

"Hmm.. baby panda"

"hmm.."

"kalau kita menikah nnti kau mau
punya anak berapa?"

"ohook~ohook".

aku sampai tersedak karna
pertanyaanya.

"Waeyo?"

"hahaha... anyia, hanya saja
pemikiran mu itu terlalu mengada-
ngada".

Aku tertawa renyah. Dia terlihat kesal
aku menertawainya.

"apa salahnya memikirkan masa
depan , huh! ".balasnya kesal.

Terkadang dia jauh terlihat
kekanakan dari ku saat seperti itu.

Sungguh, aku sangat mencintai mu
Wu Yi Fan.

"berhenti menatap ku seperti itu, aku
tau aku tampan".

Aku pun langsung segara
memalingkan wajah ku kearah lain.
shiit!
dia sadar rupanya. aku tau pipi ku
pasti sudah merah.

♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠

"baiklah kita sudah sampai tuan
putri".

aku pun langsung turun dari
punggungnya, karna sejak perjalanan
pulang dari taman tadi dia terus
menggedong ku.

"kalau begitu pulang lah, tuan putri mau istirahat" balas ku menyuruhnya
pulang.

"tidak mau! "

"Wae?"tanya ku bingung.

"ucapan selamat malamnya mana?"
Pintanya manja.

Jujur aku gemas melihatnya kalau
sudah manja seperti itu.

"baiklah. selamat malam prince
dragon".

"Anyia ! bukan seperti itu". protesnya.

"yaa. lalu apa?" .

Tiba-tiba dia langsung menarik kerah
jaket ku sampai-sampai tubuh ku
merapat kearah tubuhnya.

Jujur aku suka saat bisa berada
sedekat ini dengannya, entah. Aku
merasa lebih nyaman dan hangat
saat ada didekatnya seperti ini.
Bau khas tubuhnya pun tercium jelas
di indra penciumanku.

Tanpa ada aba-aba....

CUP~
Dia mencium kening ku lembut,

CUP~
Ciumannya pun turun kearah hidungku.

Lalu....

DEG !
DEG !
DEG !

Hey ! Kenapa dia diam?

Sepertinya dia diam karna lama
memperhatikan bibir ku dari jarak yg
sangat dekat.

Mungkin dia heran, aku belum pernah
melakukan Frits Kiss '. Karna jujur,
Kris adalah orang pertama yang
mengisi hati ku, dan aku berharap
akan selamanya dia yang mengisihi
hati ini. Sampai kami sudah tua nanti.
Kedengaran sedikit berlebihan, tapi
aku benar-benar mencintainya
melebihi diriku sendiri.

Aku masih terus menutup mata ku,
aku terlalu gugup dan takut untuk hal
satu ini.

Tapi, aku bisa merasa kalau bibirnya
semakin mendekat kearah ku...

dekat...

5cm,
3cm,
2cm....

Aaarrrhhh... jantung ku rasanya mau
meledak sekarang, panas... kenapa
terasa panas? Padahal sekarang
masih musim dingin.
Keringatku sudah bercucuran. Keluar

sebentar lagi aku akan mendapatkan
Firts Kiss dari orang yang paling aku
sayang.

"Eekkkhhhhmmmm..!!".

Tiba-tiba ada suara orang lain.
Spontan  Kris pun langsung
menjauhkan tubuhnya

'aarrgghh! sial lagi-lagi gagal, siapa
sih yg ganggu'. Protesku dalam hati.

"aku cuman mau mengembalikan ini".
ucap orang itu.

hey! Tunggu.
aku sepertinya mengenal suara ini .

-TBC-




Jiaahh... akhirnya maksa hahaha..
gpp dah yang penting chap III udah
rampung. mian kalau chapnya
kependekan atau jelek , maksa dll.
hehehe namanya author abal-abal
masih butuh belajar. Saya masih
membutuhkan RCL kalian untuk
perkembangan EPEP (absrut) ini. Jadi
jangan lupa kasih RCL nya ^^ akhir
kata Gamsahamnida /tebarkiss/ ヽ
(^。^)ノ ♡♡

Selasa, 19 Februari 2013

Liri lagu: Love in disguies Wang Lee hom

Lirik Lagu Wang Lee Hom 王力宏 -
All The Things You Never Knew
你不知道的事 (OST Love In Disguise
戀愛通告) Lyrics


蝴蝶眨几次眼睛
Hu die zha ji chi yan jing
How many times does a butterfly blink

才学会飞行
Cai xue hui fei xing
Before it learns to fly?

夜空洒满了星星
Ye kong sai man le xing xing
The sky is sprinkled over with countless stars

但几颗会落地
Dan ji ke hui luo di
But how many there will remain?

我飞行 当你坠落之
Wo fei xing Dang ni zui luo zhi ji
Even as I fly, you fall

很靠近 还听见呼吸
Hen kao jing Hai ting jian hu xi
So close I can hear you breathe

对不起 我却没捉紧你
Dui bu qi Wo que mei zhuo jin ni
So sorry I didn't keep hold of you

你不知道我为什么离开你
Ni bu zhi dao wo wei shen me li kai ni
You don't know why I had to leave you

我坚持不能说放任你哭泣
Wo jian chi bu neng shuo fang ren ni ku qi
How could I ignore your every cry

你的泪滴想倾盆大雨 碎落满地
Ni de lei di xiang qing pen da yu Sui luo
man di
All the while the downpour of your tears
shattering the ground

在心里清晰
Zai xin li qing xi
So clearly pierced my heart

你不知道我为什么狠下心
Ni bu zhi dao wo wei shen me hen xia xin
You don't know why I had to keep away

盘旋在你看不见的高空里
Pan xuan zai ni kan bu jian de gao kong li
Circling in the sky above, just out of sight

多的是 你不知道的事
Duo de shi Ni bu zi dao de shi
So many are the things you never knew

蝴蝶眨几次眼睛
Hu die zha ji chi yan jing
How many times does a butterfly blink

才学会飞行
Cai xue hui fei xing
Before it learns to fly?

夜空洒满了星星
Ye kong sai man le xing xing
The sky is sprinkled over with countless stars

但几颗会落地
Dan ji ke hui luo di
But how many there will remain?

我飞行 当你坠落之际
Wo fei xing Dang ni zui luo zhi ji
Even as I fly, you fall

很靠近 还听见呼吸
Hen kao jing Hai ting jian hu xi
So close I can hear you breathe

对不起 我却没捉紧你
Dui bu qi Wo que mei zhuo jin ni
So sorry I didn't keep hold of you

你不知道我为什么离开你
Ni bu zhi dao wo wei shen me li kai ni
You don't know why I had to leave you

我坚持不能说放任你哭泣
Wo jian chi bu neng shuo fang ren ni ku qi
How could I ignore your every cry

你的泪滴想倾盆大雨 碎落满地
Ni de lei di xiang qing pen da yu Sui luo
man di
All the while the downpour of your tears
shattering the ground

在心里清晰
Zai xin li qing xi
So clearly pierced my heart

你不知道我为什么狠下心
Ni bu zhi dao wo wei shen me hen xia xin
You don't know why I had to keep away

盘旋在你看不见的高空里
Pan xuan zai ni kan bu jian de gao kong li
Circling in the sky above, just out of sight

多的是 你不知道的事
Duo de shi Ni bu zi dao de shi
So many are the things you never knew

我飞行 当你坠落之际
Wo fei xing Dang ni zui luo zhi ji
Even as I fly, you fall

噢噢~
o o
你不知道我为什么离开你
Ni bu zhi dao wo wei shen me li kai ni
You don't know why I had to leave you

我坚持不能说放任你哭泣
Wo jian chi bu neng shuo fang ren ni ku qi
How could I ignore your every cry

你的泪滴想倾盆大雨 碎落满地
Ni de lei di xiang qing pen da yu Sui luo
man di
All the while the downpour of your tears
shattering the ground

在心里清晰
Zai xin li qing xi
So clearly pierced my heart

你不知道我为什么狠下心
Ni bu zhi dao wo wei shen me hen xia xin
You don't know why I had to keep away

盘旋在你看不见的高空里
Pan xuan zai ni kan bu jian de gao kong li
Circling in the sky above, just out of sight

多的是 你不知道的事
Duo de shi Ni bu zi dao de shi
So many are the things you never knew

posted from Bloggeroid

Senin, 18 Februari 2013

Produser “Running Man” meminta maaf atas kesalahan yang terjadi di episode Macau

Produser “Running Man” meminta maaf
atas kesalahan yang terjadi di episode
Macau

Produser SBS ‘Running Man’
mengeluarkan
permintaan maaf secara resmi untuk
kesalahan judul
yang terjadi saat episode di Macau.
Produser Im Hyung Taek meminta maaf
dengan
mengatakan, “Judul itu adalah 100%
kesalahan
adalah 100% kami. Sebuah klip yang
sudah di koreksi
akan di-upload pada VOD replay. “
Episode terbaru dari ‘Running Man’
ditayangkan
khusus di Macau. Anggota ”Running
Man’ tiba di
Macau, Macau Tower, untuk
melaksanakan berbagai
misi seperti bungee jumping,sky
walking, dan mast
climbing.

Yoo Jae Suk dan Lee Kwang Soo
memutuskan untuk
melaksanakan misi pendakian tiang
dan menaiki
Macau Tower dengan tangga. Selama
misi mereka,
produser salah mengeja nama Yoo Jae
Suk dalam sub
judul yang cepat terlihat oleh pemirsa.

Karena
meningkatnya jumlah keluhan, produser
mengeluarkan permintaan maaf secara
resmi dan
memperbaiki kesalahan mereka.
Sementara itu, episode ini juga
menampilkan Song Ji
Hyo, Han Hye Jin, dan Lee Dong Wook
yang berhasil
melaksanakan misi mereka melakukan
bungee jumping
di Macau Tower tertinggi dunia.

Source+Picture: Newsen via Nate
shared by allkpop
indotrans by tea_ant@koreanindo.net

Published with Blogger-droid v2.0.10

Minggu, 17 Februari 2013

FanFiction //Triangle Kiss [Chap II]// (TAORIS/TAOHUN)


Judul: Triangle Kiss (II)


Author: Hyunri Cho (okta kim heechul)


Genre: kalian tentuin sendiri ^_^


Rating: T (masih ambil aman)


Cast: -Tao (Huang Zi Tao), -Kris (Wu Yi Fan), -Sehun (Oh Sehun)


[Warning !! Masih banyak Typo berternangan kesana-kemari (?), gaje, gagal, maksa de el el]


Heyy… mimin datang lagi ^_^ chapter II ini akhirnya sudah jadi. Walau harus rela tidur cuman 3 jam (curco lagi) gpp deh yang penting part ini udah selesai. Gag bosan-bosan saya menunggu KOMEN kalian. Tolong lah jangan menjadi Reader Gelap disini. Hargai author yang sudah cape-cape nulis tanpa imbalan apa-apa. Kita tidak minta uang kok kalau kalian mau baca FF dari kita. Tapi kita cuman minta komen kalian, satu komen itu udah berarti banget buat kami disini, jadi saya bisa memperbaiki kesalahan saya. Tenang semua komen pasti saya balas kok, biyar pun akhir-akhir ini aku agak sibuk (kelas 3 banyak Try Out) tapi aku bakal sempatin buat balas komen kalian ^_^.
Ya sudah cukup bicaranya, kita langsung baca aja yah.

HAPPY READING ^^
.
.
.
.
.
.
DON’T LIKE
DON’T READ !!!


===================


Teengg… teengg

Bel berbunyi pertanda pelajaran hari ini sudah selesai. Semua murid-murid pun langsung berhamburan keluar dari kelas.
Aku juga tidak mau ketinggalan, aku harus bergegas karna hari ini aku ada janji dengan Kris-ge. Aku tidak mau membuatnya menunggu.

Baru berapa langkah aku beranjak tiba-tiba ada yang memanggil ku. Aku hafal sekali suara siapa itu.

“Apa kau sedang buru-buru?”. Tanya Sehun berjalan mendekat kearah ku.

“A-a-ah.. ne. Aku sedang ada janji dengan Kris-ge, wae Hun?”. Tanya ku balik.

Hey.. wajahnya berubah lagi sekarang.

“Oh. Anyio, pergilah nanti kau terlambat”. Ucapnya lalu beranjak meninggalkan ku.

Aku menatapnya bingung. Aku merasa ada yg tidak beres dengan Sehun.
Ku lirik jam tangan ku.
05:10 pm

Masih ada waktu 50 menit lagi. Sebaiknya aku temui Sehun dulu.


============================


SEHUN POV

akhirnya aku sampai juga di tempat ini. Tempat yang sangat bersejarah dan paling berarti bagi ku. Aku berjalan mendekati pohon besar itu. Sungguh banyak kenangan indah di tempat ini.

Ku tatap ukiran nama di pohon besar itu.
Sedetik kemudian air mata ku menetes keluar. Aku merasa dada ku terasa sesak dan ngilu. Ku sentuh lembut ukiran nama itu sambil mengingat semua kenangan yang mungkin hanya aku yang mengingatnya sekarang.

Sepertinya dia lupa hari apa ini.

Akhirnya aku hanya terduduk di bawah pohon berharap kalau dia akan datang. Itu pun kalau dia masih mengingat tempat ini.

Oh Sehun. Kenapa dirimu ini sangat bodoh,eoh? Kenapa baru sekarang kamu menyesali semuanya ! Kenapa tidak dari dulu kau sadari perasaan mu eoh. Kenapa saat dia sudah di miliki orang lain kau baru sadar ! Bodoh… kamu memang bodoh Sehun.

Aku menenggelamkan kepala ku di sela-sela tangan ku yang sedang aku tompangkan pada lutut ku.
Aku terus menunggunya, berharap dia membaca pesan yang aku tinggalkan di mejanya.

SEHUN POV End


==============================


“Ternyata kau disini, eoh. Aku mencari mu kemana-mana. Aku pikir kamu hilang”. Ucap Kris yang menemukan ku sedang terdiam di sebuah taman yang tidak jauh dari sekolah.

Aku membaca pesannya. Tapi dimana dia?

‘Aku tunggu kau di tempat yang sering kita datangi’

Bukankah tempat ini yang dia maksud, tapi kemana dia? Aku telpon berkali-kali tapi tidak diangkat.

“Kau sedang mencari sesuatu Tao?”. Tanya Kris membuat ku sedikit terkejut.

Aku sampai lupa kalau dia sudah datang.

Sudah lah biyarkan saja, paling dia hanya mengerjain ku saja. Awas kau Oh Sehun !!

“Bukan apa-apa. Ayo kita jalan”. Ucap ku lalu menggandeng tangannya.
Dia pun membalas genggaman ku.


NORMAL POV

Tanpa Tao sadari seseorang disana sedang mengharapkan kehadirannya, hanya untuk sebentar saja. Cuman untuk mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN kepadanya. Hanya itu yang dia minta tidak lebih. Tidak tau kah Tao, namja disana sangat mengenaskan. Terus menunggu orang yang nyata-nyata sudah melupakan hari ulang tahunnya.

Hari sudah gelap, Sudah lebih 3 jam dia duduk disini.
Namja itu mengangkat kepalanya menatap kesekelilingnya berharap Tao datang.
Dia tersenyum, air tiba-tiba matanya menetes keluar.

NORMAL POV END


SEHUN POV

kau benar-benar tidak datang Tao. Apakah dia lebih penting dari aku? Apakan kau sudah benar-benar tidak membutuhkan aku lagi Tao? Dimana kau saat aku membutuhkan mu? Aku selalu ada saat kau membutuhkan ku. Kau bahkan tidak ingat ini hari ulang tahun ku.

Perih…
Sangat perih.
Ternyata dia telah membuang ku demi orang baru itu.
Pedih…
Hati ku benar-benar tarasa pedih. Andai kau bisa melihat hati ku, mungkin kau akan terkejut kalau hati ini sudah cukup banyak luka.

Baiklah, kalau ini yang kau inginkan.

SEHUN POV END


============================


“Kita sudah sampai, cepat turun pundak ku sakit tahu”. Ucap Kris lalu menurunkan ku dari gendonganya.

Hangat.
Pungunggunya sangat hangat. Aku sampai-sampai hampir tertidur saat digendongnya.
Ini pertama kalinya aku di gendong oleh orang lain selain Sehun.

Tunggu.
Sehun. Aku kok jadi mencemaskannya.

“Baiklah Kris-ge, selamat malam ha…”.

Ucapan ku terhenti saat tiba-tiba dia menarik tubuh ku menrapat ketubuhnya. Sangat dekat sampai-sampai aku dapat mencium aroma tubuhnya yang  khas.

DEG !

Apakah dia mau mencium ku sekarang?

Sontak keringat dingin ku pun bercucuran keluar. Jatung ku kembali berdebar kencang.

Haruskah sekarang? Aku belum siap

Ku pejamkam mata ku, aku tidak berani kalau harus melihat langsung bagaimana dia mencium ku.

Baiklah…aku siap !

Cupp~

Aku terkejut.

“anak bodoh”. Ejeknya sambil mengacak rambut ku.

Dia tidak mencium bibir ku, tapi pipi ku. Tapi kenapa?

Aku menatapnya bingung bercampur kaget.

“Aku akan mengambil ciuman pertama ku setelah aku memenangkan pertandingan minggu depan. Otte?“. Tanyanya.

Aku hanya mengangguk tanpa sadar.

“Bagus. Tidak ada penolakan lagi Arrachi ! Baiklah aku pulang dulu. Selamat malam baby panda ku. Saranghae”. Ucapnya sambil membentuk hati dengan tangannya diatas kepalanya.

Aku hanya membalas dengan senyuman.
Aku tidak sabar minggu depan.


==============================


Akhir-akhir ini aku merasa Sehun berubah. Dia tidak pernah lagi menjemputku sekolah, di kelas pun dia lebih banyak diam.

Apa aku ada berbuat salah?


-Skip-


@jam istirahat

Baru saja bel berbunyi tapi aku sudah melihat Sehun meninggalkan kelas lebih dulu. Tidak biasanya Sehun keluar secepat ini, biasanya dia selalu mengajak Xiumin atau Chen kalau mau latihan renang.

Mungkin kelas renang waktunya di percepat.

“Kau merasa tidak Sehun sekarang jauh berubah”.

Aku mendengar seseorang sedang membicarakan Sehun, aku pun berusaha menguping pembicaraan mereka.

“Ia, aku sering melihat dia duduk sendirian di taman. Dari wajahnya, sepertinya dia sangat terpukul”

Terpukul?

“Terpukul kenapa?”.
“Kalian tidak tahu, dua hari yang lalu ada pertandingan renang seseoul…”

Astaga.. aku lupa, bukankah dua hari yang lalu dia juga ulang tahun.

Dia terpaksa tereliminasi, katanya gara-gara dia mengalami cedera bahu cukup parah”

DEG !

“Cedera?”
“Entah lah kenapa dia bisa sampai cereda parah, dan yang paling parah. Katanya dia sudah tidak bisa berenang lagi. Kasihan yah”

Ti-ti-tidak bisa berenang?
Cedera bahu?


==========================


FLASHBACK

Setelah selesai latihan aku pun langsung mengemasi barang ku dan beranjak pulang.
Sial, di tengah jalan aku merasa ada yang mengikuti ku. Ternyata ada dua orang preman sedang berjalan di belakang ku sambil memperhatikan ku.

Sungguh, meski pun aku mengikuti bela diri Wushu tapi aku masih pemula, aku tidak punya kemampuan untuk berkelahi beneran.

Ya tuhan.. tolong aku.

Aku merasa dua preman itu semakin mendekat kearah ku. Apa yang harus aku lakukan.
Aku terlalu gugup aku tidak bisa berpikir jernih, akhirnya aku menelpon Sehun.

Hey.. harusnya aku menelpon Kris.


Ye-yeoboseyo Sehunie’
‘…….’
‘Aku takut..’
‘……’
‘A-aa-ada dua preman yang sedang mambututi ku. Ottokhe’
‘…..’
‘Tolong aku Sehunie’
‘…….’
‘Sekarang aku ada di *****. Tolong aku Sehunie aku takut’
 
Tuuuttt… ttuuuttt
Sambungan terputus.

Yaa… apa yang dia lakukan. Kenapa telponnya di matikan? Dia mau membuat ku jadi santapan empuk dua orang menjijikan ini.

Aku terus berjalan tidak tau arah, sampai akhirnya di sebuah jalan buntu. Tubuh ku tertabrak tembok.

“Hahaha… mau kemana lagi kau sekarang namja manis”

“Ayo main-main sama om”. Ucap mereka sambil mendekat kearah ku.

“Pergi kalian !!”. Bentak ku sambil melempar seseutu yang tidak sengaja aku pegang.

PRANGG !

“Kurang ajar !!… kau berani main kasar eoh. Rasakan ini”.

Aku menutu mata ku. Aku terlalu takut untuk memyaksikan mereka memukul wajah ku.

Tapi…

“Jangan sentuh TAO ku !”. Ucap Sehun yang tiba-tiba ada di depan ku menahan tangan pria itu yang ingin meninjuku.

Kau datang Sehun.
 
“Bocah tidak tau diri rasakan ini”

Sehun dan kedua preman itu pun berkelahi. Aku sangat takut sampai” kaki ku lemas, akhirnya aku teperosot kebawah karna kaki ku sudah tidak mampu menahan berat tubuh ku lagi.

Aku merasa ada yang mendekat, saat aku menengok keatas, rupanya salah satu preman itu sedang berdiri di depan ku sambil membawa sebuah bangku yang sudah siap di hantamkannya kearah tubuh ku yang tidak berdaya ini. Aku hanya bisa pasrah, aku menutup kedua mata ku.


BRAAKK !!


tunggu.
Suara itu… tapi kenapa tubuh ku tidak merasakan sakit.


Saat ku buka mata ku. Aku melihat Sehun memeluk ku erat.

Dia melindungi ku.

“Tao, Gwechana?”. Tanyanya mencemaskan ku.

Harusnya kau yang di cemaskan, bukan aku.

Aku hanya menggeleng. Aku terlalu shock sampai-sampai sulit untuk berbicara.

Ku lihat dua preman itu sudah tidak ada lagi.

Aku kembali menatap tubuh Sehun yang penuh luka-luka.
Tapi dia tetap tersenyum kearah ku, seperti tidak merasakan sakit sama sekali padahal aku sangat cemas melihat kondisinya sekarang.

Aku terkejut melihat darah segar di daerah bahunya bekas hantaman bangku oleh preman itu tadi.

“Sehunie, bahu mu..”. Ucap ku panik sambil memegang darah itu.

Dia hanya tersenyum.

Gwechana. Asal kamu nggak kenapa-kenapa. Aku akan selalu melindungi mu Tao”


FLASHBACK END


====================



==TBC==


Otte? Masih gagal yah? Gag tau kenapa aku lagi pengen Sehun yang sedikit menderita disini (di bakar huhan shipper). Abis saya bosan baca FF yang TAO mulu yang posisinya ng’nes.
Nahk, hahaha.. chapter III nya belum sama sekali aku bikin. Abis tadi malam waktunya gag sempat, udah keburu pagi. Yaudah, tapi janji deh aku bakal segera pubhlis chap III nya ^_^
Jangan lupa tinggalkan jejak sesudah membaca yah.

FanFiction //Triangle Kiss [Chap I]// (TAORIS/TAOHUN)


Judul: Triangle Kiss


Author: Hyunri Cho (okta kim heechul)

 
Genre: hmm… tentuin aja sendiri !


Rating: T (ambil aman aja)


Cast: -Tao (huang zi tao), -kris (wu yi fan), -Sehun (Oh sehun).


Camo cast: -chen, xiumin, Luhan (maafkan aku Luhan aku memisahkan kalian berdua #di bakar idup-idup sama Luhan)


[Warning ! Typo dimana-mana, gaje, aneh, maksa, alay de el el]


Annyeonghasyo ^_^ huufftt setelah lama gag nongol buat FF akhirnya saya comeback juga (emang lu artis thor). Ff ini murni dari hasil karya Author sendiri makanya aneh dan ajaib hahahha… meski begitu bukan berarti saya tidak membutuhkan KOMEN dari kalian. Karna hanya satu komen saja sudah cukup memntu dan membuat  author merasa senang ternyata ada yang membaca FF author ini hikss.. (lap ingus pake baju kai).
Semua POV TAO (kecuali yang ada nama POV nya sendiri)
Jangan jadi Silent reader atau pembaca gelap. Ok..

Jikalau ada yang mau mencopas FF ini tolong ijin dulu yah ke auhtornya atau sertakan credit nya. Untuk menghargai jerih payah author yang nulis nih ff malam-malam sambil mati lampu pula (curcol).
Ok tanpa banyak bacot lagi.
Happy virus.. o.O ehh salah maksudnya.
HAPPY READING ^__^
.
.
.
.   
.
.
.

DON’T LIKE
DON’T READ !!!

==================



Setelah hampir seumur hidup aku tidak pernah punya pacar. Akhirnya, ada juga namja yang yang dekat dengan ku akhir-akhir ini.
Tiap hari, jantung ku berdegub kencang.

hari ini dia mengantarkan ku pulang lagi. Sebenarnya dia mau mengantarkan sampai depan rumah ku, tapi aku melarangnya. Karna memang rumah ku jaraknya tidak terlalu jauh juga.

“Kau yakin…”

Xie xie sudah mau mengantarkan aku pulang. Rumah aku dekat sini,kok”. Ucap ku memotong ucapannya.

Aku sudah tahu apa yang mau dia ucapkannya.

Saat aku membalikkan badan dan ingin berjalan menuju jalan keraha rumah ku. Tiba-tiba aku merasa ada sebuah tangan besar yang menahan bahu ku dan memutarnya menghadap kearahnya.

Deg !

Jatung ku terasa berdetak tidak normal, mata elang itu menatap ku dalam. Sempat membuat ku susah mengambil nafas, dan anehnya seperti terhipnotis olehnya tubuh ku terasa susah untuk aku gerakan. Aku dapat melihat wajah nya dengan jelas sekarang.

Ya tuhan..
Benarkah dia namjachingu ku.
Aku baru sadar ternyata dia begitu tampan. Apa benar dia ini seorang manusia?

Wajahnya begitu sempurna nyaris tanpa cacat. Mata elang yang indah, hidung yang mancung dan bibir yang begitu menggoda ku..

Hey...Apa yang barusan aku pikirkan??

Tiba-tiba dia mendekatkan wajahnya, kini wajah kami berjarak hanya sekitar 15cm jika di ukur dengan penggaris.
Begitu dekat sampai-sampai aku dapat merasakan hembusan nafasnya.
Dia memejamkan matanya.

Tunggu dulu. Apa yang mau dia lakukan. Ahh.. aku belum siap

Jujur saja, ini adalah pertama kalinya aku punya pacar. Dan tentu saja ‘Frist Kiss’ ku belum pernah ada yang merenggutnya.
Tapi.. sekarang namja didepan ku akan merenggutnya.
Walau dia adalah pacar ku tetap saja aku belum siap, karna kita baru jadian 1 minggu. Itu waktu yang terlalu singkat untuk harus memberikan ‘Frist Kiss’ ku kepada dia.

Aku benar-benar gugup, sekarang detak jantung ku sudah berdetak tidak karuan. Tanpa memperdulikan aku yang sudah hampir mati karna terlalu gugup, dia semakin mendekatkan bibirnya kearah bibir ku.

15cm, 10cm, 5cm dan semakin mendekat..

Buugh !

Aku menggelakan wajah ku sampai menghantap pipinya kuat agar terlepas dari jeratan maut itu. Dengan wajah merah tomat akh hanya menundukan kepala ku dalam. Aku terlalu gugup.

“A.. aku baru kali ini pacaran,jadi…”

“Tao-ei, gwenchana. Kita bisa melakukannya lain waktu”. Potongnya sambil tersenyum manis kearah ku.

Eehh.. –’

“Siap-siap ya, aku ini gerak cepat loh. Kalau begitu aku pulang dulu yah baby panda ku”. Sebelum dia beranjak pergi dia sempat mengacak rambut ku pelan lalu tersenyum manis.

Manniiss sekali sampai-sampai pipi aku kembali berwarna merah karna malu di perlakukan seperti itu.


=============================


Sesampainya aku di kamarku, aku langsung merebah kan tubuhku ditempat tidur ku.
Hari ini benar-benar melelahkan.

“Siap-siap ya, aku ini gerak cepat loh”

Kata-kata itu kembali terulang-ulang di otak ku seperti kaset rusak.

Aku mengambil buku biru di meja belajar ku. Ini adalah buku panduan bercinta. Aku sengaja membelinya karna memang aku sama sekali tidak punya pengalaman tentang percintaan. Karna selama hidup ku aku hanya sibuk dengan wuhsu ku saja. Tidak ada waktu bagi ku untuk memikirkan pacaran.

Tapii sekarang….

“Menurut buku panduan ini, harusnya ciuman pertama itu di lakukan setalah hubungan kita menginjak 1 bulan”. Guman ku sendiri sambil terus membaca setiap halamannya.

Yang benar aja. Aku baru 1 minggu pacaran dengan dia.

Huuufffttt…

Aku menghela nafas berat.
Aku memang terlalu polos untuk manjadi pacarnya, bagaimana bisa namja polos seperti ku berpacaran dengan namja tampan dan terkenal seperti Kris. Itu sangat mustahil, tapi ini lah kenyataanya.

======================================


FLASHBACK

Hari ini aku diajak Xiumin, Chen dan Luhan hyung untuk menonton pertandingan basket di sekolah sebelah. Awalanya aku menolak, tapi karna mereka memaksa ku untuk ikut hhuufftt apa boleh buat.

Sesampainya kami disana, suasana sudah sangat ramai. Trimbun penonton pun sudah penuh semua, terpaksa deh kita berdiri di depan. Awalnya aku merasa bosan, padahal pertandingan baru setengah babak tapi aku sudah sangat bosan disini. Karna memang aku tidak suka olahraga basket. Aku lebih menyukai olahraga wuhsu dan renang. Menurut ku itu keren.

“Ahh.. Kriss-ge ayo cetak angka”
“Huwaa.. dia tampan sekali”
“Kriss-ge kalian pasti menang”

Aku melihat para hyung ku berteriak-teriak histeris menyemangati orang yang bernama Kriss itu.

“Siapa Kriss itu?”. Tanya ku bingung kepada Luhan hyung. Karna memang aku tidak pernah tahu dan tidak mau tahu tentang murid-murid di sekolah ini. Tapi aku penasaran saja karna hampir semua orang di sekolah ku selalu menyebut-menyebut nama namja itu.

“Ituu.. yang rambutnya pirang yang pakai baju nomor punggung 17″. Jawab Luhan hyung sambil menunjuk keraha namja yang sedang menggiring bola itu.

Aku pun mengikuti arah telunjuk Luhan hyung.

DEG !

mata ku terpana melihat karya tuhan yang begitu indah. Tubuhnya yang tegap tinggi seperti tiang listrik itu di tambah wajah yang bisa di bilang lebih dari kata sempurna itu sedang bersiap mencetak angka.
 Dengan sekali Shoot bola itu pun melucur masuk dengan sempurna kedalam ring. Membuat mereka unggul 34-28 dari pihak lawan.
Tanpa sadar aku ikut berteriak histeris saat dia berhasil mencetak angka.

Baru pertama kali ini aku merasa ada sesuatu yang aneh. Aku merasa ada sesuatu yang berdebar di dalam sana. Apa artinya ini?

Apakah cinta pandangan pertama?

=============================


@ satu minggu kemudian

Setelah kejadian satu minggu itu aku mulai mencari tahu tentang profilnya, aku sepertinya benar-benar tertarik dengannya. Entah apa yang membuat ku tertarik dari dirinya aku masih belum bisa menjelaskannya.

Ternyata dia bernama Wu Yi Fan siswa kelas II SMU di sebelas sekolah ku.
Dan entah bagaiman aku bisa akrab dengannya, mungkin karna aku sering latihan wushu di sekolahnya. Karna sudah seminggu tempat latihan wushu kami pindah karna gedungnya sedang masa perbaikan. Jadi kami harus menumpang di gedung sebelah.
Aku jadi sering bertemu dengannya dan kami pun akhirnya akrab.

Baru kali ini aku bisa cepat akrab dengan orang lain. Suatu hari aku nekat menyatakan cinta kepadanya, dan tak ku sangka-sangka dia menerima ku.

FLASHBACK END

============================


“Tao-ei.. irrona ! Sehun sudah datang”.

Aku dapat mendengar suara melengking milik mama ku yang sedang membangunkan ku. Tapi aku terlalu mengantuk akibat semalaman aku terus berpikir keras tentang ucapan Kris waktu itu.

“Tidak apa ajjhuma sepertinya Tao masih mengantuk kalau begitu aku duluan saja. Annyeonghaseyo“.
 
Hey.. Itu sepertinya suara Sehun.

Aku langsung membuka paksa mata ku lalu bangkit dari tidur ku dan langsung membuka pintu kamar ku berharap Sehun masih ada.

Cleekk.
 
Terlambat. Sehun sudah tidak ada.

Mama Sehun mana?”. Tanya ku pada mama ku yang masih berdiri disitu.

Mama ku menunjuk arah pintu yang bertanda Sehun sudah pergi.

Aku mengerutkan dahi. Tidak biasanya Sehun meninggalkan aku, walau pun dia harus menunggu ku sampai setengah jam dia tidak pernah keberatan.

“Hey.. apa kau punya masalah dengam Sehun, eoh?”. Tanya mama ku penuh selidik.

“Masalah apa? Aku sama dia baik-baik saja”. Jawab ku enteng.

“Benarkah? Terus kenapa ada yang aneh dengan Sehun. Dari tadi dia cuman diam di ruang tamu sambil tertunduk, tidak seperti biasanya”. Terang mama membuat ku sedikit terkejut.

Ada apa dengan Sehun?


============================

@ sekolah

Sesampainya aku di kelas aku dapat melihat sosok Sehun sedang duduk sambil menatap keluar jendela.
Ada yang aneh dari dia.

“Sehunie.. kau jahat. Kenapa main ninggalin gitu aja? Untung aku tidak terlambat”. Ucap ku mencoba membuatnya menoleh kearah ku.

Tapi….

“Kau sudah tidak butuh aku lagi Tao”. Balasnya tanpan menoleh kearah ku.

Aku terkejut dengan ucapannya, apa maksudnya?

Aku terdiam di tempat ku, tubuh ku terasa kaku untuk di gerakan. Aku menelah silva ku kasar.
Dia akhirnya menoleh kearah ku, wajahnya tiba-tiba terkejut melihat ku terkejut dan bingung dengan ucapannya tadi.

“Ahh.. m-m-mak-Maksud aku. Kau kan sudah besar sekarang, jadi kau sudah tidak butuh aku lagi”. Ucapnya lagi menjelaskan maksudnya tadi sambil tersenyum.

Benar kah itu maksudnya Sehun?

“Huufftt.. syukurlah. Aku pikir kau kenapa”.


SEHUN POV

Hanya dengan sebuah senyuman palsu dapat meyakinkan mu atas semua kebohongan ini.
Baikalah. Aku kan lebih banyak tersenyum agar kau tidak mengetahui semuanya.
Cukup aku saja yang tahu dan merasakan ini.
Kau….
Berbahagialah bersama pacar baru mu. Sungguh ! Aku (akan) baik-baik saja.
Sebuah senyuman aku terus aku perlihatkan agar kau tidak menyadari kepedihan di balik senyum ini Tao.
Saranghae…
Kata-kata itu takan pernah aku ucapkan, tidak akan. Meski aku ingin, akan aku tahan sekuat tenaga.

SEHUN POV END


=================


==TBC==


haha… bagaimana? Gaje kan? Maap kalau penulisannya banyak yang belepotan atau kurang pas (males ngedit) lagi pula saya bikinnya sambil mati lampu heheee… jadi harap di maklumi. covernya juga aneh yah? hahahaha.. saya gag pintar edit sih jadi maap yah kalau covernya jadi merusak hahahaha...
Hmm… Gag tau kenapa bisa bikin cerita begini. Tapi ya sudah lah, sudah terlanjur di tulis.FF ini juga aku pubhlis di blog aku sebelah (http://rikyulove.wordpress.com and http://thehunthayangthuhan.blogspot.com/ ) jadi.. kalau kalian ada melihat FF yang sama percis di blog itu, ya udah pasti lah itu Blog saya sendiri hehehe..
Saya tetap membutuhkan KOMEN kalian. Sebelumnya aku ucapkan gamsahamnida #bow sampe tanah (?)